Selasa, 09 Agustus 2011

Pewarnaan Ziehl-Neelsen


Tujuan umum   
Mewarnai sediaan apus menggunakan metode Ziehl Neelsen dengan baik dan benar. 
Prinsip   
Sediaan diwarnai dengan larutan carbol fuchsin 0,3% untuk mewarnai BTA, kemudian dilakukan dekolorisasi denga asam alcohol 3%. Pada proses ini BTA tidak akan kehilangan warna merahnya. dan untuk  membuat kontras/latar belakang diberikan pewarna tandingan methylen Blue 0,3%, maka akan tampak  BTA berwarna merah dan yang bukan BTA berwarna biru.
Alat        : 
  1.  Rak pewarnaan
  2.  Corong lengan 
  3. Pipet pasteur/pipet tetes.
  4. Pinset. 
  5. Timer.
  6. Lampu spiritus.
Bahan    : 
  1. Larutan Carbol Fuchsin 0,3%.
  2. Larutan Asam alcohol 3%
  3. Larutan Methylen blue 0,3%
  4. Kertas saring       
Cara Kerja     :
  1. Letakan sediaan sputum yang telah difiksasi pada rak dengan apusan menghadap ke atas.
  2.  Teteskan larutan carbol fuchsin 0,3% dengan melalui corong yang telah diberi kertas saring pada apusan sputum sampai menutupi seluruh permukaan sediaan sputum.
  3. Panaskan dengan nyala api spiritus sampai keluar uap selama 3-5 menit(tidak boleh mendidih/kering).
  4. Singkirkan api spiritus, diamkan selama 5 menit.
  5. Bilas dengan air mengalir pelan sampai zat warna merah yang bebas terbuang.
  6. Tetesi sediaan dengan larutan asam alcohol 3% sampai warna merah fuchsin hilang.
  7. Bilas dengan air mengalir pelan.
  8. Teteskan larutan methylen blue 0,3% pada sediaan sampai menutupi seluruh permukaan.
  9. Diamkan 10 – 20 detik.
  10. Bilas dengan air mengalir pelan.
  11. Keringkan pada suhu kamar.